"SHOLAT ISTIKHOROH'
ketika seorang wanita telah mulai penasaran sama sholat istikharah , saat seorang sudah mulai mencari cari tentang sholat istikharah ( mulai dari niat, bacaan hingga cara pemberian petunjuk ) pasti sebagian besar berhubungan sama yang namanya JODOH ,,,
WELL .. fyi sholat istikharah sendiri dilakukan saat seseorang dihadapkan pada suatu pilihan ( BUKAN HANYA JODOH ) , saya sendiri belum paham betul sama sholat istikhoroh ini namun 2 tahun yang lalu saya pernah melakukan sholat ini tepatnya saat ramadhan 2013 ,,, saat saya baru lulus kuliah dan dengan lancangnya saya sholat itikhoroh untuk minta petunjuk kepada ALLAH siapa jodoh saya ( saya bilang lancang cz saat itu saya baru lulus kuliah dan yang harus dicari pekerjaan bukan malah jodoh... ALLLAH maapin bulan saat itu ya ). Saya sholat istikharah saat itu sambil berdoa semoga diberi jodoh yang terbaik seperti mr x dan mr y , dan tanpa sepengetahuan saya mr x juga sholat istikharah atas nama saya di bulan ramadhan juga. dan skip skip ........ setalah ramadhan tepatnya setelah wisuda mr mengutarakan kepada saya klo jawaba istikhorohnya itu saya (tentunya saya senang bukan kepalang saat itu ) dan saya minta waktu dia seminggu untuk menjawab nya .. entahlah sejak itu saya yakin klo dia bakal jodoh saya karena berlandaskan istikhoroh . namun setelah 2 tahun kami menjalani hubungan ini masalah terus berlalu bahkan jalan untuk menuju pernikahan itu penuh dengan batu terjal ... hingga pada suatu titik ssaya pun bertanya dalam hati " YA ALLAH apakah dia jodoh saya ??? apakah dia yang KAU tulis namanya di luhul mahfuzh untuk jadi imam dunia dan akhirat saya ????? kalau emang IYA kenapa banayak banget cobaan buat kami .. :(
di titik inilah saya bertanya kepada hati saya (karena saya yakin hati nurani takkan perna bohong ) dan ntah mengapa saya mulai yakin untuk istikhoroh lagi ( sebelumnya satu sudah tidak pernah istikhoroh) semakin saya istikhoroh in dia semakin saya ragu untuk melanjutkan ini ... YA ALLAH ... ada apa ini ??
apakah keraguanku saat ini adalah setan?? atau keyakinanku yang lalu itu setan ?? ALLAH ....
dan saat itu pula lah orang tua saya menyarankan untuk terus istkhoroh hingga saatnya semuanya jelas
Menurut saya pribadi : jangan pernah berhenti untuk istikhoroh ( terutama soal jodoh ) karena kita tidak pernah tau kapan petunjuk ALLAH itu dtang dan kita juga tidak tau setan telah mempengaruhi kita ...
doakan saya semoga saya segera mendapat kejelasan tentang masalah ini ")
sedikit referensi tentang jawaban istikharah
Jawaban istikharah
Tidak ada dalil yang menunjukkan tanda-tanda jawaban dari shalat istikharah. Ini memperkuat uraian di atas bahwa yang memilih adalah kita, bukan Allah memilihkan kita, tetapi kita berdoa agar Allah memberikan kekuatan kita dalam memilih.
Ulama besar Syafii, Iz bin Abdussalam mengatakan setelah istikharah seorang hamba hendaknya mengambil keputusan yang diyakininya dengan pasti. Ulama lain Kamaluddin Zamlakani mengatakan selesai shalat istikharah hendaknya seseorang mengambil keputusan yang sesuai keyakinannya, baik itu sesuai dengan bisikan hatinya atau tidak, karena kebaikan adalah pada apa yang ia yakini, bukan dari apa yang cocok di hatinya. Bisikan hati kadang dipengaruhi oleh perasaan subyektif dan tidak ada dalil yang menyatakan seperti itu. Imam Qurtubi juga mengatakan hal yang sama dan menambahkan hendaknya hatinya dibersihkan dari hal-hal yang mempengaruhinya. Ibnu Hajar juga mengatakan bahwa sebaiknya tidak mengikuti kecenderungan hati karena biasanya itu dipengaruhi oleh hal lain sebelum melaksanakan shalat istkharah.
Itu benar, misalnya seseorang yang sudah dirundung rasa cinta mendalam terhadap seseorang, mana mungkin ketika dia istikharah akan mendapatkan jawaban untuk tidak memilihnya.
Setelah memilih dengan analisa dan pertimbangannya yang matang, hendaknya juga diikuti sikap tawakkal, bahwa itu mudah-mudahan pilihan yang tepat dan mudah-mudahan Allah akan memudahkan semuanya.
Banyak orang menanti jawaban istikharah melalui mimpi, atau melalui membuka Quran secara acak lalu mencoba mencari jawabannya melalui ayat yang tak sengaja terbuka, atau dengan butiran-butiran tasbih dan lain-lain. Itu semua tidak mempunyai landasan dalil dan hadist.
Disusun oleh Ustadz Muhammad Niam





0 komentar:
Posting Komentar